Selain deikenal dengan nama Monumental Instructions for the Post-Apocalypse, monmen ini juga dikenal dengan sebutan Georgia Guidestones. Tinggi dari batu tersebut mencapai 16 kaki (487.68 cm, atau hampir 5 meter) dan berbahan dasar granit. Berat batu tersebut diperkirakan mencapai 20 ton perbuahnya. Bentuk ini mengingatkan kita pada Stonehenge di UK.
Hingga saat ini belum ada keterangan tentang siapa pembuat dan tujuan didirikannya batu batu tersebut.
Keterangan:
1. Monumen ini terletak di titik tertingi Elbert County, dimaksudkan untuk mengikuti pergerakan matahari dari timur ke barat sepanjang tahun.
2. Pada saat equinox (keadaan dimana kemiringan sumbu bumi jauh dari matahari, matahari tepat berada diatas khatulistiwa), pengunjung yang berada pada sebelah barat dari batu tengah yang terdapat seperti lubang horizontal dapat melihat matahari terbit dari horizon.
3. Terdapat lubang sebesar mata yang terdapat pada batu tiang yang ditengah. Jika kita melihat dari arah selatan melalui lubang itu meuju langit, maka akan nampak Polaris atau Bintang Utara.
4. Terdapat juga lubang berdiameter 7/8 inchi yang terletak di batu paling atas (batu yang horizontal). Lubang ini dapat menunjukkan secara waktu secara tepat. Jika sinar matahari yang melewati batu tersebut tepat berada ditengah batu tiang, maka saat itulah tengah hari.
Jadi, sepertinya bangunan ini juga memiliki fungsi sebagai penanda waktu, dan juga sebagai kompas. Akan tetapi monumen batu ini masih mengandung misteri. Apakah batu ini peninggalan zaman Megalithikum?. Kalau batu ini buatan zaman tersebut apakah teknologi mereka sudah mampu menentukan equinox, polaris dan juga arah mata angin?. Kalau batu ini buatan manusia modern, siapakah dan untuk apa ia mambuatnya? atau mungkin saja batu batu itu bukan buatan manusia.